Quote

Catatan Serahterima Progran STBM

DSCN6783

 

Sambutan Ketua LSM Gemati Bojonegoro

LSM Gemati menyampaikan terimakasih pada ExxonMobil Cepu Limited dan Pemerintah Desa Pungpungan atas kerja sama Program STBM mulai tahun 2013-2015 ini

Sudah 2 tahun sejak tahun 2013-2015 telah membangun 115 unit sarana Sanitasi keluarga miskin yang berada di Desa pungpungan ini,

Sejak tahun 2013 kami juga sudah mendorong dan mengkampanyekan agar kita bisa Hidup sehat dan juga kami telah bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, termasuk kami telah melakukan kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun di dua sekolah dasar yang ada di desa pungpungan.

Managemen LSM Gemati Sangat mengahargai kesempatan kerja sama ini semoga kerja sama ini terus dapat berkebang pada masa yang akan datang.

Sambuatn Kepala Desa Pungpungan (Heri Agus)

Kami atas nama pemerintah Desa Pungpungan menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh ExxonMobil Cepu Limited yaitu berupa program STBM sejak tahun 2013 sampai saat ini

Seperti yang disampikan oleh LSM Gemati bahwa kegiatan ini sangat membantu pemerintah Desa Pungpungan dalam rangka mensukseska program ODF yang insya Allah tahun 2015 ini Desa Pungpungan ini akan mencapai Bebas OD artinya sudah tidak ada lagi masyarakat desa pungpungan yang buang hajat sembarangan.

Kami juga berterimakasih pada kawan-kawan LSM Gemati yang juga ikut memperhatikan bidang pendidikan dengan mengadakan kampenye cucitangan pakai sabun (CTPS) di dua sekolah dasar yang ada desa pungpungan. Selain itu kawan-kawan Gemati juga sudah seperti warga disini karena hamper tiap hari mereka berkunjung ke warga untuk mendengar apa yang dirasakan oleh warga terkait program STBM ini.

Sambutan Dari EMCL (Slamet Rijadi)

Kami sampikan terimakasih pada masyarakat pungpungan yang telah bekerja sama dengan kami dan telah menerima bantuan dari ExxonMobil Cepu Limited,

Selanjutnya kami mohon bantuan yang diberikat itu juga bisa digunakan dan dirawat dengan baik kalua memang kotor yang di bersihkan kalua memang rusak ya diperbaiki.

Dinas Kesehatan (Bapak Harnowo)

Bahwa program Sanbitasi adalah salah satu pilar kesehatan masyarakat yang penting, sebagaimana yang dicanangkan oleh Bpk Bupati bahwa Masyarakat bojonegoro harus Sehat dan Cerdas diantara nya adalah harus punya akses sanitasi (WC) setelah bapak dan ibu semua memiliki maka harus dunakan dan dirawat, jangan sampai setelah di bantu WC masih ada warga pungpungan ini yang masih buang hajat di kali bengawan solo, masih ada yang di kebun dan pekerangan, jadi bapak dan ibu semua harus berjanji untuk dugunakan “Geh WC nipun” jadi kawan-kawan dari EMCL dan Lsm Gemati kerjanya tidak sia-sia.

Diakhir acara diberikan hadiah untuk masyarakat yang aktif dalam menysukseskan program STBM di desa Pungpungan ini handiyahnya berupa alat-alat kebutuhan rumah tangga, mulai alat masak, kipas angin dan sebagainya.

INDONESIA PEROKOK TERBESAR KELIMA DUNIA

KONSUMSI ROKOK

clip_image002

Grafik datas menujukan  konsumsi rokok berdasarkan jumlah total batang yang dihisap per tahun pada lima negara yang mengonsumsi terbanyak. Pada tahun 2002 Indonesia mengkonsumsi 182 milyar batang rokok, menduduki peringkat ke 5 konsumsi rokok terbesar setelah China (1.697 milyar batang), Amerika Serikat (464 milyar batang), Rusia (375 milyar batang) dan Jepang (299 milyar batang). Tobacco Atlas 2009 menunjukkan bahwa peringkat Indonesia pada peringkat ke 5

 

Selama kurun waktu 1970-2000, konsumsi rokok di Indonesia meningkat 7 kali lipat dari sekitar 33 milyar menjadi 217 milyar batang. Selanjutnya, dari tahun 2000 hingga tahun 2002 terjadi penurunan konsumsi rokok karena terjadi peningkatan harga riil rokok pada tahun 1998. Akan tetapi penurunan tersebut sebenarnya semu karena Departemen Keuangan mendeteksi adanya rokok ilegal dan pemalsuan cukai. Dengan adanya penurunan konsumsi rokok tersebut maka Departemen Keuangan membekukan peningkatan cukai tahunan selama tahun 2003-2004 yang bertujuan untuk “menyehatkan industri”. Dampak dari kebijakan pembekuan ini, pada data tahun 2008 menunjukkan konsumsi rokok sebesar 240 milyar batang, meningkat tajam setelah tahun 2005 sebesar 214 milyar batang

clip_image002 clip_image002[4]

Konsumsi Rokok di Indonesia 2005 – 2008 (milyar batang)

Sumber : Koran Tempo, 31 Agustus 2009

Sumber : WHO Report on Global Tobacco Epidemic, 2008

* Jumlah perokok didunia mencapai 1,3 milyar orang.