Internet Untuk Pendidikan

Sebuah catatan pendek 

Internet merupakan salah satu instrument yang dalam era global telah menjadikan dunia ini menjadi serba mudah, cepat tanpa mengenal batas wilayah. Dalam kurun waktu itu telah terjadi revolusi di berbagai peradapan sebuah negara termasuk di negara Indonesia. 
Menyadari peran internet yang sangat luas dan strategis maka di bidang pendidikan perlu diupayakan sebuah pemikiran untuk dapat implementasi dalam kegiatan belajar mengajar baik di kelas ataupun diluar kelas, Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai terobosan dalam dunia pendidikan mulai dilakukan dari penggunan aplikasi, sarana dan media yang mendukung kegiatan belajar mengajar sampai dengan mengunakan media kreatif sebagai alat peraga dalam kegiatan belajar mengajar.

Untuk dapat memanfaatkan TIK dalam memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia  ada 3 prasarat yang harus di penuhi :

Siswa dan gurus harus punya akses terhadap teknologi internet, 

Harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna dan dukungan kultural bagi siswa, berkolaborasi dengan baik, dan kompetensi.

Dukungan dari lingkungan dan masyarakat serta keluarga, karena saat ini masih ada yang memandang bahwa internet itu dapat merusak moral anak-anak, pengertian semacam ini harus dirubah agar masyarakat “melek internet” sehingga dapat dipergunakan semestinya untuk pembangunan bangsa.

Apabila prasarat diatas terpenuhi dan ditunjang pembelajaran yang baik maka akan terjadi peningkatan kualitas pendidikan. Karena peran guru dalam proses kegiatan belajar mengajar adalah sebagai fasilitator pembelajaran, mitra bagi siswa, dan proses belajar akan lebih banyak alternative bahan pelajaran serta memberikan tanggung jawab yang lebih pada siswa. Peran siswa juga akan berubah

Dalam upaya menunjang kegiatan tersebut RTIK Bojonegoro bersama ExxonMobil Cepu Limited telah menyelengarakan kegiatan dengan thema TIK untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, yang sudah berlangsung sejak November 2015 sampai November 2016, dengan berbagai rangkaian kegiatan sepanjang tahun, program ini telah melatih  lembih dari  40 orang guru  tingkat  SLTP dan SLTA, untuk dapat memanfaatkan media Blog dan media social sebagai sarana belajar mengajar, program ini juga melatih tidak kurang dari 700 siswa  SLTP dan SLTA untuk dapat memanfaatkan internet secara sehat lewat program kampanye internet sehat.