Quote

Silaturahmi Pada Senior

DSC0113211Hari jumat tanggal 21 Maret 2014 aku bersama Hamim T, dan mas Abu syasudin, berkesempatan bersilaturahmi ke Prof. Zainudin Maliki di kediaman beliau komplek A.Yani  Park, komplek elit yang ada di kota surabaya,  karena kami bertiga hanya mas Abu yang pernah berkunjung rumah beliau itu pun sudah 4 tahun yang lalu yaitu ketika  tasyakuran pindah rumah dan ada di kukuhnya beliau sebagai guru besar (ed  Prof) sedang kami hanya sering bertemu dan berinteraksi di kampus IAIN Surabaya, yang sekarang berganti UIN sunan Ampel, jadi agak kesulitan juga mencari rumah beliau, setelah berputar di dalam komplek belum menemukan akhirnya kita kembali ke pos depan tanya satpam dan di beri tau bahwa prof baru saja keluar, dan di beri tahu no. rumah beliau yaitu komplek A.Yani Park No. D15,  akhirnya kita kembali berputar mencari nomor D15 dan ketemu rumah beliau, dan waktu itu ada tamu yang baru keluar sehingga kita dengan mudah tanya dan di benarkan bahwa ini adalah rumah  prof zainudin,  kita bertemu denga ibu (istri Prof) kita sampaikan kami adalah mahasiswa beliau di IAIN sunan ampel dari bojonegoro dan kita di minta menunggu karena sebentar lagi prof pulang sambil kami di sediakan minum air kemasan.

Setelah beberapa lama menjelang magrip ada mobil sedan putih mendekat dan benar prof zainudin datang, kemudian kita bertemu dan kita bertiga di persilahkan masuk ruang tamu, kemudian kami menyapaikan niat kita untuk betemu beliau diantaranya kami bersilaturahmi karena sudah lama pula tidak ketemu beliau dan ada niat khusus yang kita sampaikan kebeliau. setelah di rasa cukup kita pamit untuk melanjutkan agenda berikutnya.

Agenda berikutnya adalah berkunjung ke kediaman Prof Syafig Mugni, di perumahan Jegala, sidoarjo tepatnya jl. jendral sudirman Gg 3. No. 1 perumahan Jeggala Sidoarjo, lagi-lagi karena sudah lebih 10 tahun tidak pernah silaturahmi ya jadinya lupa juga, sebenarnya ada hal yang membuat saya secara pribadi terkesan dengan prof Syafig  suatu ketika saya serobot kelasnya (Fak Adab, saat itu beliau Dekan )sampai saya dipanggil secara resmi pakai surat, maka saya tidak bisa menghadiri panggilan beliau,  pada satu kesempatan ketemu beliau dan aku di tanya mengapa kemarin tak kasih surat gak datang, saya jawab kalau aku hadir di panggilan itu urusan bisa gawat bapak, dan aku menyapikan rasa bersalah yang dan mohon maaf atas kejadian ini.  lain kali jangan begitu ya, jangan diulangi ya. Sebelum ke rumah prof kami tidak konfirmasi dulu dan ketika sampai rumahnya beliau sedang ada di negara Afrika dan senin baru pulang ke indonesia, meskipun begitu kami diterima dengan oleh Ibu (istri Prof Syafig) dan kami sampikan kami ini asli Lamongan yang masih tetanga dengan prof yang Aslinya Payaman lamongan, setelah di rasa cukup kami pamit untuk kembali ke Bojonegoro dan Ibu pesan jika mau ke sini telpon/sms dulu ya . (Bojonegoro, 22 Maret 2014)