Quote

Lokakarya Membangun Perpustakaan Digital

Untuk memenuhi kebutuhan dunia pendidikan khususnya dibidang literasi sangat diperlukan konten-konten referensi yang banyak jumlahnya, termasuk juga bagaimana mengelola buku-buku agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.  Atas dasar inilah Relawan TIK Bojonegoro bersama dukungan penuh dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar lokakarya membangun perpustakaan Digital bertempat di Gedung Pemkab Bojonegoro lantai 2, Kamis pagi (12/10/2017).
Puluhan pengelola perpustakaan yang merupakan perwakilan dari 11 Sekolah terlihat antusias sebagai peserta dalam lokakarya ini. Sekolah yang telah ditunjuk sebagai peserta yakni : SMA Negeri 1 Kalitidu, SMA Islam Nurul Ulum Gayam, SMK Muhammadiyah 5 Kalitidu, MA Islahiyah Kalitidu, SMP Negeri 1 Gayam, SMP Negeri 1 Kalitidu, MTs Fathul Huda Katur, MTs Bahrul Ulum Gayam, MTs Petak Beged, dan SMP Negeri 1 Bojonegoro.
Selain itu, perwakilan lembaga Pusat Belajar Guru dan Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Bojonegoro serta Dinas Pendidikan Kab. Bojonegoro turut hadir.
Dalam pembukaan acara, Kepala Bidang Pendidikan SMP Kab. Bojonegoro, Drs. Puji Widodo, MM. menegaskan bahwa penting bagi sekolah-sekolah maupun lembaga pendidikan lainnya untuk bersama menumbuhkan minat baca. Teknologi digital diharapkan mampu untuk menunjang perkembangan perpustakaan-perpustakaan sekolah yang ada saat ini.

“Kita harus prihatin terhadap minat baca bangsa, menurut survey peringkat minat baca bangsa indonesia menduduki yakni peringkat ke-60 dari 61 negara. makadari itu minat baca perlu untuk kita tumbuhkan bersama dengan ditunjang adanya teknologi,” ungkapnya.
Galih Tiara , Perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) operator migas blok cepu selaku pendukung utama kegiatan lokakarya. Ikut menegaskan tentang pentingnya minat baca.

“EMCL bersama masyarakatakan terus meningkatkan mutu pendidikan dengan menumbuhkan minat baca dengan adanya pengembangan perpustakaan digital diharapkan dapat menunjang proses belajar mengajar disekolah,” ujarnya.


Kegiatan pelatihan pemanfaatan perpustakaan digital berbasis aplikasi komputer yang didampingi oleh Relawan TIK Bojonegoro juga disertai prosesi serah terima bantuan fasilitas dari EMCL berupa Komputer Server E-Library kepada 2 sekolah pilot project yakni SMPN 1 Gayam dan SMAN 1 Kaltiidu serta lembaga Pusat Belajar Guru.

 

Advertisements
Quote

Kampanye Internet Sehat di SMPN 1 Kalitidu

Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Ajak Siswa Bijak, Kritis dan Cerdas Gunakan Media Sosial

Menyikapi pemberitaan hoax yang marak khususnya di Media Sosial (Medsos), Relawan TIK Bojonegoro kembali mengadakan sosialisasi Internet Sehat Cerdas bermedia sosial di SMPN 1 Kalitidu, Bojonegoro, Rabu, (04/10/2017). Sosialisasi tersebut di buka langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Kalitidu Drs. H. Sucipto, MM. Dalam sambutanya Sucipto menyampaikan kepada ratusan siswa yang hadir dalam sosialisasi tersebut agar lebih berhati- hati dalam hal penggunaan medsos, dengan banyaknya berita hoax para siswa diharapkan lebih cerdas dalam menyikapinya, apalagi di daerahnya saat ini sedang maraknya kasus tentang ujaran kebencian.”Terang Sucipto. Acara tersebut juga di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bojonegoro Drs. Hanafi, MM. Beliau Mengungkapkan bahwasannya saat ini jaman sudah semakin canggih dan para siswa bisa memanfaatkan kecanggihan jaman ini untuk hal yang positif, seperti mencari berbagai pelajaran tambahan di internet supaya semakin kaya akan pengetahuan. “Saat ini dunia digital sangat memudahkan kita mencari berbagai macam informasi yang kita butuhkan. Gunakanlah kemudahan itu untuk hal yang positif. Jika kalian mempunyai cita-cita menjadi Masinis, Dokter, atau yang lainnya, carilah berbagai macam informasi supaya kalian bisa mengerti apa saja yang harus kalian persiapkan untuk mencapai cita-cita kalian itu”, Jelasnya. “Kalian harus lebih pintar memanfaatkan kecanggihan zaman, Karena kalian 20-30 tahun nanti yang akan menggantikan posisi bapak-ibu di depan nanti, kalian yang akan menggantikan posisi bupati, presiden dan yang lainnya. Jadi gunakan masa belajar kalian dengan sebaik-baiknya”, Pungkasnya. Sementara itu, salah satu narasumber dalam acara ini Nova Wijaya menyampaikan materi tentang bahayanya asal posting di media sosial dan mengumbar data pribadi di media sosial. “Saat ini marak sekali kasus tentang ujaran kebencian yang menimpa masyarakat Bojonegoro, hanya dengan update status dan berkomentar di sosial media, mereka bisa dilaporkan ke pihak yang berwajib Karena saat ini ada UU ITE”, Jelasnya. “Banyak juga kasus penculikan anak dibawah umur Karena lalainya orangtua mengawasi data pribadi anak yang dengan gampangnya terpampang di akun sosial media, seperti nomer HP, alamat rumah dan data pribadi lainnya”, Tambahnya. “Sebagai generasi Digital Native kita juga harus pintar memilah mana yang pantas untuk di bagikan atau tidak, seperti contohnya sedang di rumah sendirian update status, sedang mau pergi sendirian update status, itu akan sangat bahaya jika ada yang ingin berbuat jahat kepada kita. Jadi kita harus berfikir dulu sebelum posting, jangan asal update”, Pungkasnya. Acara Sosialisasi ini di dukung penuh ExxonMobil Cepu Limited dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.